BANDUNG- Penjaga gawang anyar Persib Bandung, Shahar Ginanjar mengaku
mengagumi Jajang Nurjaman, pelatih kepala Persib Bandung, pascamengenal
sosok Jajang sejak ia masih berstatus sebagai pemain junior.
Salah satu kekagumannya terhadap mantan asisten pelatih Pelita
Jaya Karawang itu, ungkapnya, Jajang merupakan pelatih yang sedikit
bicara, tetapi mampu meneliti kondisi tim secara baik.
Saya kenal Pak Jajang sejak saya masih junior. Beliau pelatih
yang sangat baik, tidak terlalu banyak bicara tetapi lebih meneliti dan
melihat kekurangan tim, ujar penjaga gawang asal Purwakarta itu saat
ditemui di Mes Persib Jalan Ahmad Yani, Bandung, kemarin (20/9).
Menurut Shahar, Jajang juga termasuk pelatih yang lebih
mengutamakan kekeluargaan dan kebersamaan. Hal itu, menurutnya,
menjadikan anak asuhnya tak sungkan berkomunikasi lebih mendalam
dengannya. Pak Jajang sangat dekat dengan pemain. Jadi, tak jarang
pemain menganggapnya sebagai orangtua sendiri, katanya.
Seperti diketahui, Shahar menjadi salah satu pemain yang
direkrut Persib dari Pelita Jaya, namun status Shahar hanya sebagai
pemain pinjaman. Perekrutan Shahar sendiri didasari kemampuannya dalam
menjaga gawang dan dinilai sebagai pemain yang cukup memiliki potensi
diusianya yang terbilang masih cukup muda, yakni 22 tahun.
Sementara, disinggung soal ada tidaknya perbedaan pada Jajang
saat melatih Pelita Jaya dengan di Persib, Shahar mengakui adanya
perbedaan itu. Hanya saja, ia enggan menjelaskan lebih jauh soal
perbedaan itu. Perbedaan pasti ada, tetapi saya tidak bisa berkomentar.
Pak Jajang yang pasti akan memberikan pelatihan sesuai kebutuhan tim
untuk menghadapi kompetisi, pungkasnya.(gin)
Showing posts with label Sport. Show all posts
Showing posts with label Sport. Show all posts
Thursday, September 20, 2012
Subscribe to:
Comments
(
Atom
)
