Liputan6.com, Kalianda: Unjuk rasa ratusan warga anti-pendirian patung
berlanjut hinga Senin (30/4) malam. Massa yang tergabung dalam dua elemn
masyarakat ini, merontokan patung tokoh Lampung Zainal Abidin Pagar
Alam yang berada di pintu masuk kompleks perkantoran Kabupaten Lampung
Selatan, menggunakan palu godam. Setelah fondasi patung setinggi 11
meter itu hancur, warga memasang seling baja yang kemudian diikatkan ke
kepala patung yang terbuat dari besi tembaga seberat empat ton. Dan tak
lama kemudian sebuah truk manarik patung tersebut.Butuh waktu dua jam
untuk merobohkan patung Gubernur Lampung pertama, ayahanda dari Gubernur
Lampung saat ini Sjahroedin ZP yang juga kakek dari Bupati Lampung
Selatan Ryco Menoza.(IAN)
Showing posts with label Lampung selatan. Show all posts
Showing posts with label Lampung selatan. Show all posts
Thursday, September 20, 2012
Bus Masuk Jurang, Sembilan Orang Tewas
Liputan6.com, Lampung Barat: Sembilan orang meninggal
dunia akibat mini bus masuk jurang di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Km
320 di Lemong, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung, Jumat.
Kasatlantas Polres Lampung Barat (Lambar), Iptu Ikrar Potawari mengatakan, mini bus bernomor polisi E-7586 Y yang dikemudikan Ono Wartono (34), diduga sempat hilang kendali, sehingga masuk jurang di Jalinbar, sekitar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).
Kecelakaan tunggal ini terjadi Jumat, pukul 10.00 WIB di Jalinbar Km 320 TNBBS wilayah Lemong, Lambar. Mini bus travel Jurusan Kotaagung (Lampung)-Bengkulu disopiri Ono Wartono, warga Desa Sukamaju, Kuningan itu mengangkut penumpang 18 orang, beserta dua orang sopir.
Saat menurun di jalan yang dilalui, menjadi hilang kendali, sehingga terperosok masuk ke jurang sebelah kiri arah Bengkulu. Kecelakaan ini mengakibatkan sembilan penumpang, termasuk awak kendaraannya tewas di tempat kejadian, enam korban lainnya luka berat, dan lima luka ringan.
Korban tewas adalah Ono Wartono (sopir), Abdul (40), Kuswara (60), Kusra (50), Tasrudin (50), Sobarudin (40), Wahidin (45), Solihin (58), dan Kunang (70).
Sedangkan korban luka berat, antara lain satu orang warga Brebes Jateng, Taswad (23), Carsok (32), dan Basar (40), juga warga Cikakak. Korban luka ringan adalah Sukar (32), Otong (34), Maulana (27), Zainudin (17), dan Nendi (22), juga warga Cikakak
Para korban luka-luka itu dibawa ke RSU Kaur, Bintuhan, Provinsi Bengkulu, karena merupakan RS terdekat dengan lokasi kejadian yang sudah mendekati perbatasan Bengkulu. Korban tewas dibawa ke Puskesmas Nasal, Kaur, sambil menunggu keluarganya menjemput. (Ant)
Kasatlantas Polres Lampung Barat (Lambar), Iptu Ikrar Potawari mengatakan, mini bus bernomor polisi E-7586 Y yang dikemudikan Ono Wartono (34), diduga sempat hilang kendali, sehingga masuk jurang di Jalinbar, sekitar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).
Kecelakaan tunggal ini terjadi Jumat, pukul 10.00 WIB di Jalinbar Km 320 TNBBS wilayah Lemong, Lambar. Mini bus travel Jurusan Kotaagung (Lampung)-Bengkulu disopiri Ono Wartono, warga Desa Sukamaju, Kuningan itu mengangkut penumpang 18 orang, beserta dua orang sopir.
Saat menurun di jalan yang dilalui, menjadi hilang kendali, sehingga terperosok masuk ke jurang sebelah kiri arah Bengkulu. Kecelakaan ini mengakibatkan sembilan penumpang, termasuk awak kendaraannya tewas di tempat kejadian, enam korban lainnya luka berat, dan lima luka ringan.
Korban tewas adalah Ono Wartono (sopir), Abdul (40), Kuswara (60), Kusra (50), Tasrudin (50), Sobarudin (40), Wahidin (45), Solihin (58), dan Kunang (70).
Sedangkan korban luka berat, antara lain satu orang warga Brebes Jateng, Taswad (23), Carsok (32), dan Basar (40), juga warga Cikakak. Korban luka ringan adalah Sukar (32), Otong (34), Maulana (27), Zainudin (17), dan Nendi (22), juga warga Cikakak
Para korban luka-luka itu dibawa ke RSU Kaur, Bintuhan, Provinsi Bengkulu, karena merupakan RS terdekat dengan lokasi kejadian yang sudah mendekati perbatasan Bengkulu. Korban tewas dibawa ke Puskesmas Nasal, Kaur, sambil menunggu keluarganya menjemput. (Ant)
Subscribe to:
Comments
(
Atom
)

