Showing posts with label Lampung Barat. Show all posts
Showing posts with label Lampung Barat. Show all posts

Thursday, September 20, 2012

Lampung Barat Disenggol Gempa 4,3 SR

REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan telah terjadi gempa bumi tektonik berkekuatan 4,3 Skala Richter, di Liwa, Kabupaten Lampung Barat, Lampung, Jumat (31/9) pukul 21.25 WIB. Warga diimbau tetap tenang dan melakukan antisipasi yang diperlukan

Kepala Stasiun Geofisika Kotabumi, Lampung, Chrismanto, menyatakan lokasi gempa itu berada pada koordinat 4.86 derajat Lintang Selatan (LS) dan 103.99 derajat Bujur Timur (BT) yaitu 22,23 km dari Liwa, Lampung Barat. Kedalaman pusat gempa (episentrum) 10 km.

Sebelumnya, BMKG juga telah menyebarluaskan informasi adanya gempa 7,9 SR, di Kepulauan Filipina, 10.83 derajat Lintang Utara (LU) dan 126.68 derajat Bujur Timur (BT), dengan kedalaman 34 km, Jumat sekitar pukul 19.47 WIB (12.47 UTC).

Pacific Tsunami Warning Center (PTWC) mengeluarkan peringatan tsunami untuk Filipina, Indonesia, dan Pelau. BMKG telah menyampaikan informasi kepada Posko BNPB adanya potensi tsunami level siaga di Sorong dan Raja Ampat, Papua.

Tsunami diperkirakan terjadi di Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Papua Barat pada pukul 23.00 WIT. Posko BNPB telah menyampaikan potensi tsunami kepada BPBD Sulawesi Utara, BPBD Maluku Utara, dan BPBD Papua Barat, agar masyarakat menjauhi pantai.

Bus Masuk Jurang, Sembilan Orang Tewas

Liputan6.com, Lampung Barat: Sembilan orang meninggal dunia akibat mini bus masuk jurang di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Km 320 di Lemong, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung, Jumat.

Kasatlantas Polres Lampung Barat (Lambar), Iptu Ikrar Potawari mengatakan, mini bus bernomor polisi E-7586 Y yang dikemudikan Ono Wartono (34), diduga sempat hilang kendali, sehingga masuk jurang di Jalinbar, sekitar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

Kecelakaan tunggal ini terjadi Jumat, pukul 10.00 WIB di Jalinbar Km 320 TNBBS wilayah Lemong, Lambar. Mini bus travel Jurusan Kotaagung (Lampung)-Bengkulu disopiri Ono Wartono, warga Desa Sukamaju, Kuningan itu mengangkut penumpang 18 orang, beserta dua orang sopir.

Saat menurun di jalan yang dilalui, menjadi hilang kendali, sehingga terperosok masuk ke jurang sebelah kiri arah Bengkulu. Kecelakaan ini mengakibatkan sembilan penumpang, termasuk awak kendaraannya tewas di tempat kejadian, enam korban lainnya luka berat, dan lima luka ringan.

Korban tewas adalah Ono Wartono (sopir), Abdul (40), Kuswara (60), Kusra (50), Tasrudin (50), Sobarudin (40), Wahidin (45), Solihin (58), dan Kunang (70).

Sedangkan korban luka berat, antara lain satu orang warga Brebes Jateng, Taswad (23), Carsok (32), dan Basar (40), juga warga Cikakak. Korban luka ringan adalah Sukar (32), Otong (34), Maulana (27), Zainudin (17), dan Nendi (22), juga warga Cikakak

Para korban luka-luka itu dibawa ke RSU Kaur, Bintuhan, Provinsi Bengkulu, karena merupakan RS terdekat dengan lokasi kejadian yang sudah mendekati perbatasan Bengkulu. Korban tewas dibawa ke Puskesmas Nasal, Kaur, sambil menunggu keluarganya menjemput. (Ant)